JAKARTA – Ketua Bidang DPP Pemuda Katolik dan Komda Banten, Ignatius Arie Titahelu, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menangani dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, dukungan anggaran dan pengerahan berbagai sumber daya menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat serta mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan total Rp200 miliar untuk penanganan dan pemulihan gempa NTT. Anggaran tersebut terdiri atas Rp40 miliar untuk pemerintah provinsi dan masing-masing Rp20 miliar bagi delapan kabupaten terdampak.
Selain dukungan anggaran, pemerintah membuka posko utama di Labuan Bajo dan Maumere, mengupayakan pembukaan kembali jalur Trans-Flores yang terhambat longsor, serta mengerahkan helikopter dan pesawat untuk menyalurkan bantuan logistik ke wilayah yang sulit dijangkau.
“Alokasi Rp200 miliar untuk penanganan gempa NTT menunjukkan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan masyarakat terdampak. Penanganan bencana memang membutuhkan kecepatan, koordinasi, dan dukungan sumber daya agar masyarakat bisa segera mendapatkan bantuan,” ujar Ignatius.
Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pelayanan dasar. Layanan kesehatan dan pendidikan tetap diupayakan berjalan, sementara Dukcapil menyediakan pencetakan ulang dokumen kependudukan secara gratis bagi warga yang kehilangan dokumen akibat bencana.
“Pemulihan tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat. Pemerintah juga menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi melalui penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Hal ini penting agar proses pemulihan dapat berjalan secara terencana dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara berkelanjutan,” katanya.
Ignatius menilai koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses penanganan dan pemulihan pascagempa berjalan optimal.
Ia berharap berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat NTT, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun pelayanan dasar.







